Tahukah Anda...?

Kenaikan Isa Al-Masih Dalam Pandangan Islam dan Kristen


Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, " Tidak ada seorang nabi-pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah. Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan menghancurkan Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama 40 tahun dan kemudian dia meninggal, kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya." HR Abu Dawud

Menurut pandangan Islam, setelah nabi Isa as lolos dari rencana pembunuhan oleh orang-orang Yahudi, lalu diangkat ke langit dan masih hidup hingga saat ini, akan turun kembali nanti menjelang hari kiamat dan bertugas selama 40 tahun untuk menegakkan kebenaran Islam dan meluruskan ajarannya yang telah diselewengkan, diantaranya tentang salib, karena nabi Isa selama misinya hingga terangkatnya ke langit, sama sekali tidak pernah mengajarkan perihal salib, juga akan membunuh babi yang telah dihalalkan oleh umat Kristen, di mana beliau sendiri tidak pernah menghalalkannya sejak Allah SWT haramkan.

Sementara itu, menurut pandangan Kristen, setelah Yesus Kristus bangkit dari kematian dan menemui murid-muridnya selama 40 hari, Yesus terangkat ke sorga dan akan kembali ke bumi dengan cara yang sama seperti naiknya.

"…Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Kisah Para Rasul 1:11.

Sepintas ada kesamaan pandangan antara Islam dan Kristen perihal diangkat-nya nabi Isa as ke langit/sorga dan turunnya kembali ke bumi menjelang hari kiamat nanti, namun ada perbedaan sangat mendasar tentang hal tersebut yaitu ‘belum atau sudah mati’ ketika beliau diangkat. Menurut pandangan Islam nabi Isa as di angkat ke langit dalam keadaan sebelum mengalami mati, sementara, menurut pandangan Kristen Yesus diangkat ke sorga dalam keadaan setelah mengalami kematian.

PANDANGAN ISLAM

Banyak kejadian-kejadian yang selaras de-ngan pandangan yang menyatakan bahwa Isa putra Maryam belum mengalami kematian ke-tika diangkat ke langit.

Pertama, dalam al-Qur’an dinyatakan bahwa nabi Isa as diselamatkan dari rencana pembunuhan :

…. padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka…. QS. 4:157

Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana . QS. 4:158

Kedua, banyak nubuat dalam hadits yang menginformasikan bahwa Isa putra Maryam akan turun kembali ke bumi dan baru akan meninggal setelah bertugas selama 40 tahun. Kalau Isa putra Maryam sudah mengalami kematian ketika diangkat ke langit, maka sangat logis bila beliau dinubuatkan baru akan mengalami kematian nanti setelah turun ke bumi dan bertugas selama 40 tahun.

Juga tidak mungkin Isa putra Maryam telah mengalami kematian kalau beliau harus turun kembali menjelang hari kiamat untuk berdakwah membela Islam, karena orang yang sudah mati tidak mungkin bisa berdakwah. Kalau orang yang sudah mati bisa berdakwah, tentu nabi Muhammad saw yang lebih tepat dari pada nabi Isa as, alasannya, nabi Muhammad saw sudah terbukti jauh lebih berhasil dalam menegakkan syariat Allah daripada nabi Isa as. Di samping itu, karena nabi Muhammad sebagai pembawa syariat terakhir dan bukan nabi Isa as, Tetapi karena nabi Muhammad saw sudah mati dan nabi Isa as masih hidup, maka nabi Isa as-lah yang ditakdirkan untuk membela Islam di akhir zaman nanti.

Ketiga, nabi Isa as adalah nabi yang diutus kepada bani Israel yang disertai kemukjizatan sejak pada masa penciptaannya hingga pada masa menjalankan misinya, mukjizat-mukjizat yang diberikan oleh Allah kepada beliau sangat nyata menunjukkan bahwa Isa putra Maryam adalah utusan Allah u, namun sayang, hanya sedikit orang-orang Israel yang mempercayainya bahkan mereka berencana membnunuh Isa as, karena mereka tidak percaya dengan nabi Isa as walaupun dengan kemukjizatan-kemukjizatan yang luar biasa, maka Allah SWT menyelamatkan nabi Isa as dengan mengangkatnya ke langit dan menjaganya tetap hidup hingga sekarang ini.

Turunnya nabi Isa as menjelang hari kiamat nanti, merupakan kemukjizatan yang luar biasa bagi manusia, di mana Isa putra Maryam yang lahir ribuan tahun sebelumnya, ternyata masih hidup pada masa menjelang hari kiamat, tentu saja hal tersebut akan menjadikan seseorang sulit untuk tidak mempercayai kebenaran Isa putra Maryam. Sehingga ketika nabi Isa as menyampaikan kebenaran Islam tidak seorangpun yang menolak temasuk orang-orang Yahudi yang dulu sombong :

Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan ber-iman kepadanya (Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. QS. 4:159

Satu lagi, ditakdirkannya nabi Isa as belum mengalami mati hingga saat ini, adalah untuk menjelaskan dan membuktikan bahwa dirinya tidak disalib, sehingga orang-orang yang tidak mempercayai informasi al-Qur’an yang menyatakan nabi Isa as tidak dibunuh dan tidak pula disalib akan langsung percaya. Dan untuk menjelaskan bahwa beliau as tidak pernah menyampaikan kepada manusia untuk menyembah dirinya atau untuk mengakui dirinya sebagai Allah.

Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku mengatakannya yaitu:"Sembahlah Allah, Rabbku dan Rabbmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka. Maka setelah Engkau wafatkan (angkat) aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. QS. 5:117

Padahal dalam Bible sendiri, tidak ditemukan ayat yang menyatakan Yesus mengaku sebagai Allah dan memerintahkan manusia untuk menyembah dirinya, mereka tidak percaya yang dinyatakan al-Qur’an, tetapi baru akan percaya bila Yesus sendiri yang menjelaskan.

PANDANGAN KRISTEN

Berbeda dengan pandangan Islam, menurut pandangan Kristen, Yesus telah mati disalib, bangkit dari kematian –hidup lagi- baru terangkat ke sorga.

Pandangan semacam itu sebenarnya kontradiksi atau tidak selaras dengan kisah-kisah lain dalam bible, seperti ketika detik-detik penangkapannya, Yesus berada dalam ketakutan yang amat sangat dan berdoa memohon kepada Allah agar diberi keselamatan :

"Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Lukas 22:43-44

Karena Yesus sangat sungguh-sungguh dalam berdoa, maka Allah mengabulkan doa-nya :

Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan. Ibrani 5:7

Berdasarkan ayat tersebut, Allah mengabulkan doa Yesus, yang artinya Yesus terselamatkan dari maut –kematian- atau rencana pembunuhan oleh orang-orang Yahudi, yang artinya Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat ke sorga. Menganggap Yesus telah mati disalib dan bangkit dari kematian tidak selaras dengan maksud ayat diatas.

Apalagi ditinjau dari sikap-sikap Yesus pasca anggapan kebangkitannya, mustahil Yesus telah mengalami kematian lalu hidup kembali bila beberapa jam sebelum diangkat ke sorga Yesus makan sepotong ikan goreng.

"Adakah padamu makanan di sini?"

Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Injil Lukas 24:41-43

Makan makanan beberapa jam sebelum terangkat ke sorga, adalah bukti bahwa Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat ke sorga. Karena, perbuatan makan ikan goreng hanya dilakukan oleh orang hidup yang belum mengalami kematian untuk menjaga agar tetap hidup dan bukan perbuatan orang yang telah mengalami kematian. Orang yang hidup sesudah mati, tidak perlu lagi makan makanan agar tetap hidup, karena dia sudah tidak akan mengalami kematian lagi :

Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, Ibrani 9:27

Kalau manusia sudah ditetapkan hanya satu kali mengalami mati, tentu setelah dibangkitkan dari kematian, manusia tidak akan mengalami lagi kematian, yang artinya setelah itu manusia akan kekal hidup yang tidak akan merasa lapar dan tidak perlu makan, lalu mengapa Yesus masih makan ikan goreng kalau dikatakan telah bangkit dari kematian ?. Tentu saja karena Yesus masih hidup dan belum mengalami kematian. Pendek kata Yesus terangkat ke sorga dalam keadaan masih hidup dan belum mengalami kematian.

Ada fragmen-fragmen lain yang terdokumentasi dalam Injil Lukas, yang mengindikasikan bahwa Yesus belum mengalami kematian :

….. bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia (Yesus) hidup. Injil Lukas 24:23

Yang dimaksud Yesus hidup seperti yang dikatakan malaikat dalam ayat di atas adalah, hidup sebelum mengalami kematian bukan hidup setelah mengalami kematian, karena Yesus masih makan ikan goreng.

Ada satu lagi fragmen yang mengindikasikan bahwa Yesus hidup dan belum mengalami kematian :

Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya. Injil Markus 16:11

Untuk memahami ayat tersebut, mari kita ambil contoh seakan-akan kejadian itu ada dihadapan kita. Misalkan ada orang katakanlah ‘A’, mempunyai teman ‘B’ sedang bepergian menggunakan kereta api, beberapa jam kemudian ‘A’ mendapatkan berita di televisi kereta yang ditumpangi ‘B’ tabrakan dan ‘B’ termasuk korban tewas. Tetapi beberapa hari kemudian ‘A’ bertemu ‘B’ dipasar, maka ‘A’ tidak percaya mendapati ‘B’ hidup. Ketidakpercayaan ‘A’ semata-mata untuk menyimpulkan bagaimana pemberitaan semacam itu bisa terjadi, bukan untuk menyimpulkan bagaimana mungkin ‘B’ dapat bangkit dari kematian. Maka kesimpulannya adalah ‘B’ tidak tewas.

Begitu juga ketika murid-murid mendapatkan Yesus hidup, ketidak-percayaan mereka semata-mata untuk menjawab ‘siapakah orang yang disalib kalau Yesus masih hidup ?’, bukan untuk menjawab ‘apakah Yesus telah bangkit dari kematian’.

Menurut pandangan mereka dan pandangan orang pada umumnya, bila ada penampakan yang menyerupai orang yang telah mati, maka penampakan itu adalah hantu. Merekapun sempat mengira Yesus yang ada di hadapan mereka adalah hantu, hal itu maklum saja, karena berita tentang Yesus telah mati di tiang salib sangat kuat beredar di masyarakat.

Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Injil Lukas 24:37

Kemudian Yesus menghampiri mereka un-tuk menjelaskan bahwa Yesus yang mereka lihat bukanlah hantu :

…Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?

Lihatlah tanganKu dan kakiKu: Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku." Injil Lukas 24:38-39

Apa yang dilakukan Yesus adalah untuk membuktikan bahwa dia belum mati, karena kalau dia sudah mati dan hidup lagi, tentu mereka tidak akan dapat melihat dan meraba tubuhnya. Merekapun akhirnya percaya bahwa Yesus yang mereka lihat adalah benar-benar Yesus dan bukanlah hantu. Artinya, mereka percaya kalau bukan Yesus yang disalib.

Doa Yesus yang dikabulkan, Yesus makan ikan goreng, ucapan malaikat bahwa Yesus masih hidup, ketidak-percayaan murid-murid menyaksikan Yesus masih hidup dan pengakuan Yesus bahwa dirinya bukan hantu, adalah fragmen-fragmen yang menguatkan pandangan bahwa Yesus belum mengalami kematian ketika diangkat, apalagi ditinjau dari tujuan Yesus turun kembali ke bumi, sangat pas bila Yesus belum mati.

Menurut pandangan Kristen, turunnya Yesus kembali ke bumi, adalah untuk mengembalikan kerajaan Israel atau untuk menyelamatkan umat Israel, dan itu tidak bisa dilakukan oleh Yesus dalam bentuk roh. Karena orang dalam bentuk roh, tidak akan bisa dilihat oleh manusia yang masih hidup di dunia fana.

Dalam Injil Lukas disebutkan, bahwa orang akan dapat melihat Yesus ketika turun ke bumi :

Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Injil Lukas 21:27

Yang artinya, bukan dalam bentuk roh atau bentuk orang yang sudah mengalami kematian. Tentu saja ayat tersebut menjadi ganjalan bagi yang memiliki pandangan bahwa Yesus telah mengalami kematian sebelum terangkat ke sorga. Bukankah orang yang telah mengalami kematian tidak akan bisa dilihat ?

Tetapi, ayat tersebut justru memperkuat pandangan Islam yang menyatakan bahwa nabi Isa as belum mengalami kematian ketika terangkat ke langit dan juga turunnya nanti, sehingga orang akan dapat melihat fisik Yesus. Ada satu lagi ayat dalam Bible yang selaras dengan pandangan Islam :

"....Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." Kisah Para Rasul 1:11

Frasa dengan cara yang sama dalam ayat tersebut, selaras dengan pandangan Islam yang menyatakan, nabi Isa as terangkat ke langit dalam keadaan belum mengalami kematian, dan akan turun kembali juga dalam keadaan belum mengalami kematian.

Sampai di sini dulu kajian tentang kenaikan nabi Isa as dari sudut pandang Islam dan Kristen, semoga kajian ini bermanfaat bagi akidah kita. Amien.


Artikel Terkait





39 komentar:

  1. ISA AL MASIH ADALAH PENULIS KITAB MAHABHARATA
    Baca Selengkapnya disini :
    http://isadalammahabharata.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apakah orang yang lebih tau tentang seseorang itu bukankah sahabatnya? ataukah orang arab yang tiap hari matanya tertupi dengan debu dipadang gurung itu yang lebih tau? nga masuk akal apa yang anda tulis itu.

      Hapus
  2. Kajian yg menarik aqu sokong pendapat kau...

    BalasHapus
  3. anda salah, Yesus menunjukan luka bekas paku di tangan-Nya dan tusukan tombak di lambung-Nya kepada murid-murid dan kerabat dekat yang Ia temui setelah kematian-Nya. . .dan Ia juga mengakui bahwa Ia telah MATI dan bangkit lagi pada hari ke-3 karena kuasa ALLAH dan pembuktian dia memang Anak ALLAH yang telah mengalahkan maut, dia memang bukan manusia, dialah raja di atas segala raja. Ia Mati untuk kita agar kita percaya kepada Allah, hanya melalui dialah jalan keselamatan kita peroleh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuhan itu tidak beranak dan diperanakan"jadi tuhan cuman satu allah swt,yesus adalah nabi isa As...sama dengan nabi yg lainya"

      Hapus
    2. Jadi jelas sekarang tuhankan cmn satu"allah swt"

      Hapus
    3. ALLAH MAHA KUASA. Apapun bisa dilakukan oleh ALLAH, termasuk mengutus ISA ALMASIH manusia pilihanNYA ke dunia & ALLAH sendiri yg menyebutNYA sbg ANAKNYA. ALLAH memberi kesempatan kpd seluruh umat manusia di bumi utk bertobat & diselamatkan melalui darah ISA ALMASIH yg tertumpah dikayu salib, sbg pengganti kurban kambing/domba yg tiap th hrs dilakukan. ALLAH menawarkan kpd manusia jalan keselamatan agar roh kita bisa masuk ke surga. It's up to you to accept it or not, with all the consequences.

      Hapus
    4. Yesus adalah bagian dari diri TUHAN. Anak adalah melambangkan bagian dari diri TUHAN, karena bahasa manusia yang mendekati itu adalah istilah anak. Anak mempunyai sifat dan kepribadian seperti bapak. Jadi Yesus adalah bagian dari diri TUHAN yang datang ke dunia sebagai manusia. Yesus dan Bapa(TUHAN) adalah satu.(Yohanes 10 ayat 30).

      Hapus
    5. Yesus ato Isa as masih dilahirkan dari rahim seorang ibu. Lha Adam as dan Hawa langsung itu kun fayakun maka jadilah. Apa itu namanya? Malah bukan anak lagi dong namanya... Seperti kata kalian Allah SWT itu bisa melakukan apa saja, tinggal bilang jadi maka bakal langsung ada, lha kalo manusia ya berdoa dulu ma Allah SWT, semoga dikabulkan dan nabi Isa as salah satu orang2 terpilih bersama-sama nabi2, yang doanya insyaallah langsung dikabulkan sama juga dengan nabi2 yang lain. Lagian yang disalib bukan nabi Isa as, itu yang disalib muridnya yang berkhianat. Kalo mau percaya, percayalah pada ajaran2nya pada saat beliau masih hidup, jangan ngikuti ajaran yang sudah dirubah2, apalagi nyembah pengkhianat yang disalib. Ngomong2 dulu pas Yesus/nabi Isa as masih hidup murid2nya gak ada yang nyembah beliau. Lha setelah orangnya gak ada kok malah disembah.

      Hapus
  4. Anonim
    Rang mati itu dlm semua agama yah mati ketika ada rang yang msh hdup itu mati suri,
    Hidup ini satu kali untuk hidup yg selamanya,
    Tapi mengapa isa bin maryam di salib padh menurut anda dia raja,
    Kasian yahh rajanya di perlakukan seperti itu,
    Yg hrsnya d hormati malah di perlakukan seperti itu,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yesus ditentukan untuk mati dari semula.. sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. DIA disiksa, dihina, dipermalukan, dan mati menggantikan kita manusia karena dosa dan pelanggaran kita.

      DIA mau melakukannya supaya kita dibenarkan dan selamat. Tau kah kamu kalau AKIBAT DOSA adalah KEMATIAN(disiksa neraka)? Dan Yesus telah menggantikannya karena belas-kasihanNya yang begitu besar kepada manusia.

      Yang percaya akan diselamatkanNya, hidup(masuk Surga) bersama DIA.

      Hapus
    2. Adam dan Hawa sudah ampuni dosa2nya oleh Allah SWT makanya dia turunkan ke bumi biar jadi pemimpin di bumi. Karena memang manusia diciptakan untuk ditempatkan dibumi dengan imbalan surga(kebaikan) ato neraka(keburukan). Kalo disiksa, dihina, dipermalukan , dll, itu semua nabi saat menyebarkan ke kaumnya juga mengalaminya kali mas... Gak cuma Nabi Isa as/Yesus aja. Lha kalo dosa terhapus begitu aja enak donk, gak perlu susah2 kita sopan santun jaga tingkah laku kita dan berbuat kebaikan, mau nyuri, nyopet, durhaka, bunuh, dll juga gak papa gitu? Penjara kosong donk... Oh Big No!!!

      Hapus
  5. yg cerdas aja lah sodara sodari, yg diajarkan untuk saling mengasihi silahkan lanjutkan mengasihi, yg diajarkan untuk membenci silahkan lanjutkan program bombardirmu

    BalasHapus
  6. Kenapa ya orang nasrani kalo emang yakin ma agama dia kristen ..kenapa ada 2 jenis agama :
    -Protestan dg kitab Injil
    -Katolik dg kitab Bible
    ??????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agama itu cma organisasi buatan manusia jdi didlm agama apapun itu cuma caranya yg beda tpi tujuannya 1 yaitu TUHAN yg maha esa!!!

      Hapus
    2. Tidak ada agama yang benar2 benar di atas muka bumi. Yang benar adalah TUHAN sendiri. TUHANlah kebenaran. jadi carilah kebenaran(TUHAN), bukan ketidak benaran.

      Hapus
  7. apa pun ceritanya, kita lihat saja kejadian di muka bumi ini..
    kekerasan, kebencian, terorisme,bahkan membawa nama Allah dalam kekerasan..
    benar2 manusia laknat.......
    siapakah mereka??

    BalasHapus
  8. Program bombardir itu bukan islam bro, justru program bombardir dilancarkan oleh orang orang kristen amerika... Afganistan hancur, muncul Al Qaeda, Al Qaeda hanya melawan bos... Iraq hancur, Al Qaeda hanya melawan mas.. Palestina juga demikian.. Siapa yg teroris, kami hanya pejuang. Seperti Indonesia dijajah Belanda, kami orang2 islam berjuang. Kalian berlindung dibalik agama penjajah..

    BalasHapus
  9. sekarang aku tanya? knpa orang islam selalu menghujat orang yang memeluk agama berbeda, dan menganggap agamanya adalah yang benar dan agama lain tidak..
    padahal jika kita bisa hidup selaras, saling mengasihi akan sangat indah dunia ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. orang kristen juga suka menghujat orang islam. jadi sama aja khan?

      Hapus
    2. Tidak gan..
      Saya orang Islam yg masuk Kristen..
      Gereja saya sangat dekat dengan orang" Islam dan tidak ada yg pernah menghujat Islam..
      Karna Kristen itu bukan hanya persoalan agama . Tapi Kristen itu Kasih ..
      Kasih Tuhan kepada kita
      Kasih kita kepada Tuhan
      Dan Kasih kita kepada sesama ^^

      Hapus
  10. "..ok lah bro..islam yg paling benar..biar senang klian, dapat 7 malaikat di surga, bisa senggama tiap malam di surga"_heee

    BalasHapus
  11. Maaf ya kepada islam ,Alkitab sangat tegas menyatakan bahwa islam adalah ajaran setan dan lahirnya nabi palsu,jadi Kristen tidak memerlukan pandangan islam terhadap kelahiran sampai kenaikan isa almasih,jadi kalo islam ingin pembenaran dirinya sebagai ajaran yang diklaimnya sebagai wahyu Allah carilah cerita lain,ya kalo mau dimirip-miripkan dengan cerita robinhood ato abunawas ya silakan saja,tapi secara kerohanian dan akal sehat ya kristen sangat tidak memerlukan pandangannya terhadap kenaikan isa almasih dan cerita tentang apa saja yang ada di Alkitab

    BalasHapus
  12. buse dah ni semua ahli neraka apa ahli surga wa wollhu a'lam

    BalasHapus
  13. Gak ada habis2 klu debatkan masalah agama, mending jalani aja sisa hidup dibumi dengan berbuat baik.....simpel kan! !!

    BalasHapus
  14. Secara logika kita sebagai manusia, telah membenarkan Firman Tuhan dan kita sepenuhnya percaya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Suci,
    Yang saya pertanyakan "
    1. Apakah kalian percaya Tuhan mempunyai Kuasa untuk menjadi manusia ?
    2. Apakah Tuhan tidak Suci ( main petak umpet/ sembunyi/ membohongi kita/ takut ) karena Yesus Kristus tidak di salib & Dia angkat ke sorga dengan cara Tuhan mengganti seseorang yang serupa ?
    3. Siapakah manusia yang paling Sempurna / suci selama di bumi ( tidak cacat satu titikpun dalam perbuatan & lakunya )?

    Jelas sudah apa yang di nubuatkan para Nabi dari Nabi Abraham sampai Nabi terakhir Nabi Yohanes adalah nubuatan mengenai Yesus sebagai Domba Tuhan untuk di korbankan yang di atas kayu Salib yang pada saat itu melambangkan kutukan hingga terjadinya kebangkitan Yesus Kristus, kita semakin percaya bahwa Kutukan/ maut sudah di kalahkan dan Salib pun melambangkan Vertikal ( Kasihilah Tuhan )+ Horizontal ( Kasihilah sesama manusia ) sebagai penggenapan Kitab para Nabi / Firman Tuhan yaitu " Hukum Kasih ".
    asal kita percaya dan mendengar perkataan Yesus Kristus karena Dia adalah Jalan keselamatan bagi kita semua manusia menuju Kerajaan Tuhan di Sorga.

    BalasHapus
  15. Kenapa al quran....memastika seperti itu.....
    Karena jauh sebelum yesus lahir...telah di nabuat kan?
    Tentang perjalanan Nya.

    BalasHapus
  16. kasihan deh muhammad kagak di akui di alkitab....:D

    yah jelaslah,bagi umat kristen,siapa tuh muhammad??? orang gila yg ngaku2 nabi,wkwkwk...:D

    PERLU DI INGAT!!! : Nabi yg di utus Tuhan adalah Nabi yg hanya berasal dari kaum Yahudi,alias dari Bangsa Israel,BUKAN dari bani Arab,CAMKAN ITU!!!

    krn Allah hanya akan melindungi keturunan anak ABRAHAM,yaitu Ishak (ingat,anak Abraham bukan ismail,krn dia itu anak HARAM).Ishak sendiri mempunyai keturunan yaitu Bangsa Israel,nah makanya Allah memilih Bangsa Israel sbg bangsa Pilihan Allah,bukannya Arab turunan dari ismail yg di usir bersama ibunya (siti hagar) dari rumahnya Abraham...:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. brarti anda orang Yahudi yah bukan orang kristen, kasihan kalian telah jadi korban oleh2 orang Israel yang suka memutarbalikan fakta dan sejarah, kalau hanya orang yahudi yg boleh jadi Nabi terus kenapa harus ada Yahudi dan Kristen?? ,, orang2 yahudi sendiri yang benci Nabi Isa karena Nabi Isa mengajarkan untuk menyembah Allah, dan nabi Ibrahim/Abraham yg kalian kenal juga menyembah Allah SWT. CAMKAN ITU

      Hapus
  17. YESUS KRISTUS TUHAN ALLAH MAHA ESA DIBUNUH, DITOMBAK, DIPAKU, DICAMBUK, DIPIKUL, DISALIBKAN, MENCIPTAKAN, MENYELAMATKAN, MEMELIHARA, MELINDUNGI, MENGUASAI, MEMILIKI MANUSIA, HEWAN, TUMBUHAN, MALAIKAT, SORGA, BUMI, MENGASIHI, MENGARUNIAKAN, MENGIMANI, MENGHARAPKAN, MENJADI YESUS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua nabi yang diutus Allah SWT dari jamannya kakek buyut Adam as juga mengalami penyiksaan dan penghinaan tiada akhir... Tapi itu semua untuk menegakkan wahyu dan ajaran2 Allah SWT sehingga kembali ke jalan yang benar. Itu sebabnya dipilih orang2 yang sholeh dan taqwa yang mampu menghadapi para kaumnya yang bebal dan kejam itu agar ajaran2Nya dijalankan dan laranganNya dihindari.

      Hapus
  18. ALLAH itu tidak beranak & tidak diperanakan, islam agama yg bnr & logis, hanya org2 yg mendapat hidayah/petunjuk dr ALLAH SWT saja yg beriman kepada Nya & mengakui kebenaran islam..

    BalasHapus
  19. Saya mau coment dulu untuk penulis blog yang sok tau ini......
    Saya tidak memprotes artikel anda yang mengatakan bahwa islam itu adalah agama yang benar ttpi yang ingin saya tanyakan kebenarannya ketika anda menuliskan "Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan menghancurkan Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama 40 tahun dan kemudian dia meninggal, kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya." Kenapa anda yakin Dia akan membela islam? Apa anda tau apa sebenarnya agama nabi Isa? Atau anda pernah mati suri dan roh anda bertemu dengan Allah dan Allah mengatakan semua itu??
    Saya tidak peduli apakah anda menganut agama islam atau kristen ataupun agama yang lain yang ingin memecah kedua agama ini. Jadi seharusnya and jangan menilai agama dgn sebelah mata atau jgn2 mata anda sudah buta sebelah.
    Dan untuk orang-orang yang telah memberikan komentar sebelumnya, saya hanya ingin berkomentar agama itu sebenarnya adalah simbolitas yang diciptakan manusia sendiri untuk mendekatkan mereka dengan Tuhannya jd untuk apa artikel seperti ini dipermasalahkan, biarkan aja penulis artikel ini menulis apa yang dia inginkan dan biarkan hari kiamat yang menentukan agama apa yang sesuai dengan kehendak Allah sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sependapat dgn anda

      Hapus
  20. sebaiknya penulis segera menghapus artikel ini, sebab anda telah membuat tulisan masalah Agama (Islam) denga angan-angan yg menyesatkan. Anda telah menghina Nabi Muhammad dan Islam serta tak sadar anda telah membuat hegemoni orang kristen. Camkan oleh anda: 1) Muhammad SAW adalah nabi terakhir setelahnya tdk akan ada Nabi lagi 2) Islam adalah Agama sempurna dan akhir dari penceraham ummat manusia 3) dengan kesempurnaan ini untuk membela Islam cukuplah nabi Muhammad SAW dg ummatnya bukan berangan-angan oleh orang (Nabi) yg sudah wafat. mohon banyak belajar lagi supaya tdk sepandir ini agar tdk melakukan proses pembodohan kpd khalayak terima kasih.

    BalasHapus
  21. berbantah bantahan telah membuat kalian lalai... kebenaran itu perlu pemeriksaan.. periksalah sendiri di alam dunia ini, jika belum ketemu, periksalah di alam kematian, melalui pintu kematian, & pasti semua manusia akan melewatinya.. monggo :-)

    BalasHapus
  22. Dari dulu Tuhan memberitahu namanya adalah Yahwe, atau YHWH, atau Yehovah. Tidak pernah Dia menyebut dirinya Allah Swt, Allah Swt mah pimpinan pasukan Swatnya arab, cm di arab doank.

    BalasHapus